Pengalaman Hari Pertama PTM Full 100%

Senin, 3 Januari 2022. Hari pertama PTM Full 100%. Bangun pukul 5 pagi, berangkat pukul 6.30. Biasanya setelah bangun dan shalat subuh, bisa tidur sebentar karena tidak harus siap-siap dan berangkat. Tapi, menurutku ptm ini sangat berpengaruh. Materi pelajaran lebih masuk, dan berinteraksi dengan teman atau guru.

Aku sampai di sekolah pukul 6.50, lalu sampai di kelas pukul 6.55. Ah, kali ini posisi duduknya sudah berbeda. Tahun kemarin, kami duduk satu meja satu siswa/i. Tahun ini, satu meja dua siswa! Aku sudah janjian ingin duduk di sebelah siapa. Chairmate ku, sekaligus kembaran ku, Aisha Fathina Sakhi. Sebenarnya bukan kembaran juga, sih. Kembar, karena nama tengah kami yang sama. Hahaha.

Sudah pukul 7, tetapi wali kelas kami belum juga masuk kelas. Aku dan Aisha berbincang sebentar. Dengan Karina dan Georgia juga, mereka semua sohib ku. Hanya Syahirah yang tidak masuk. Hum.. ☹ tapi tidak apa-apa. Tidak masalah!

Tidak lama setelah itu Bu Mifta dan Pak Kasdi – Wali Kelas 7E – akhirnya masuk kelas untuk PA. Mereka menjelaskan tentang PTM. Apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Yang paling penting, menerapkan prokes.

Pukul 7.30, bel berbunyi. Menandakan jam pelajaran pertama dimulai. Pelajaran pertama untuk hari senin adalah Bahasa Indonesia yang di ajar oleh Pak Ali Topan. Kata pak Topan, hari ini belum mulai belajar karena masih hari pertama. Yay! “Bapak mau mengevaluasi materi semester kemarin, sama materi semester ini apa aja yang dipelajari,” katanya. Mulai dari apa yang kurang dipahami, kekurangan Pak Topan selama mengajar, dan materi yang akan dipelajari semester ini. Pak Topan juga menjelaskan tentang Studi Jurnalistik.

Pukul 8.50, bel jam pelajaran ketiga berbunyi. IPA, salah satu pelajaran favorit ku karena pengajarnya Pak Agung. Selama pelajaran berlangsung, dia selalu bercanda. Apa saja. Tetapi kemari agak berbeda, sih. Saat Pak Agung masuk kelas, ia langsung mengamuk. Mulai dari proyektor kami yang rusak. Tapi tidak lama setelah itu, Pak Agung menjelaskan kenapa ia marah-marah. Ternyata karena setelah shalat subuh, ia tidak tidur lagi. Hadeehhh pak, pak. Kirain ada apa.

Setelah itu pelajaran berjalan seperti biasa. Entah mungkin karena sudah terbiasa istirahat pukul 9.30, saat bel berbunyi semua mengira sudah jam istirahat. Bahkan Pak Agung pun lupa. Alhasil, tidak jadi istirahat. Pak Agung melanjutkan materi nya, tetapi tidak sampai jam istirahat. Jadi, kami istirahat 10 menit lebih cepat.

Saat istirahat, aku makan bekal ku dari rumah. Huft.. aku belum sarapan dari pagi, hehe. Setelah bekal ku habis, aku mencari Keisha dan Agha untuk foto bareng. Kita udah janjian dari 2 bulan yang lalu tapi gak kesampaian terus. Hari ini, akhirnya bisa foto bertiga.


Karena waktu istirahat masih banyak, aku memilih untuk menggambar di papan tulis. Gambar asal-asalan aja. Sekitar 15 menitan? Setelah itu bel berbunyi. Tandanya istirahat selesai. Agak sedih.. tapi gapapa. Pelajaran terakhir,  PPKN Pak Warisno. Pak Warisno itu orangnya santai, se-type sama Pak Kasdi. Kata orang-orang, harus siapin minum biar gak ngantuk. Ya pokoknya pelajaran berjalan seperti biasa, dengan suasana kelas yang ribut tentunya. Sudah waktunya pulang, tapi masih ada shalat dzuhur bersama. Jadi, aku shalat dzuhur terlebih dahulu. Cuma sama Karina karena Aisha lagi gak shalat. Kalau Georgia memang nggak.

Setelah shalat dzuhur aku pulang, cuci tangan, makan, mandi, terus istirahat. Udah deh, abis itu lanjutin aktivitas di rumah.

Nah. Yang ini, adalah video kelas 7E belajar Informatika di Lab. Komputer. Rabu, 5 Januari 2022.


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman

Digital Labs

Video Tutorial Cara Memakai Microsoft Excel